GORONTALO, EKOPOLIS.CO.ID — Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Ilmu Komputer (FSIK), Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menyelenggarakan kegiatan Coaching Magang Berdampak Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelepasan mahasiswa magang, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Agribisnis dalam mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja melalui pengalaman pembelajaran berbasis praktik secara langsung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains dan Ilmu Komputer UMGO, Dr. Mohamad Ervandi, S.Pt., M.P., Ketua Program Studi Agribisnis Ir. Muchlis Djibran, S.P., M.A., serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ir. Merita Ayu Indrianyi, S.P., M.P., IPM., ASEAN Eng. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh delapan orang mahasiswa peserta magang yang terdiri dari lima mahasiswa jalur reguler dan tiga mahasiswa jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sains dan Ilmu Komputer, Dr. Mohamad Ervandi, S.Pt., M.P., menegaskan bahwa kegiatan magang merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses pendidikan tinggi, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja. Menurutnya, Program Magang Berdampak tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membentuk karakter, etos kerja, serta sikap profesional mahasiswa.
“Melalui program magang berdampak ini, mahasiswa diharapkan mampu mengasah keterampilan teknis maupun nonteknis, memperluas wawasan, serta memahami secara langsung dinamika dunia usaha dan dunia industri. Ini merupakan bekal penting sebelum mahasiswa benar-benar terjun ke dunia kerja,” ujar Dekan. Pada kesempatan tersebut, beliau juga secara resmi membuka pelaksanaan Program Magang Berdampak Tahun 2026 bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis UMGO.
Sementara itu, Ketua Program Studi Agribisnis, Ir. Muchlis Djibran, S.P., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan coaching magang ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memahami secara komprehensif tujuan, mekanisme, serta target capaian dari pelaksanaan magang. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan magang ini secara maksimal sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan coaching klinik magang yang disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ir. Merita Ayu Indrianyi, S.P., M.P., IPM., ASEAN Eng. Dalam sesi coaching tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan terkait berbagai aspek pelaksanaan magang, mulai dari etika kerja, kedisiplinan, komunikasi di lingkungan kerja, hingga penyusunan laporan dan target capaian yang harus dipenuhi selama masa magang.
Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan sebelum dan selama magang, termasuk sikap profesional di tempat kerja, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru, serta pentingnya menjaga nama baik institusi. Program magang ini direncanakan berlangsung selama dua bulan dan akan dilaksanakan di berbagai instansi, perusahaan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di wilayah Gorontalo.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pelepasan mahasiswa magang secara simbolis sebagai tanda kesiapan mahasiswa Program Studi Agribisnis UMGO untuk mengikuti Program Magang Berdampak Tahun 2026.
Pelepasan ini menjadi momentum penting yang menandai dimulainya proses pembelajaran mahasiswa di luar lingkungan kampus.
Melalui kegiatan Coaching Magang Berdampak dan pelepasan mahasiswa magang ini, Program Studi Agribisnis UMGO berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata di lokasi magang, mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, serta membawa dan menjaga nama baik Universitas Muhammadiyah Gorontalo di tengah masyarakat dan dunia kerja.



















