EKOPOLIS.CO.ID – Kamis (08/01/2026), di Madrasah Aliyah Alkhairaat Popayato, dalam rangka kegiatan penerimaan Buku Laporan Pendidikan Semester Ganjil 2025/2026, Sekaligus memaparkan KOM ( Kurikulum Operasional Madrasah) Aliyah Alkhairaat Popayato yang dihadiri oleh Orang Tua Siswa,memperkenalkan Program Unggulan Bimbingan Tahfidz untuk para siswa siswinya.
Intje S. Pasandre selaku Kepala Sekolah,menjelaskan bahwa program tahfidz ini hadir untuk memberikan nilai lebih dan Memberantas Buta Baca Al Qur’an untuk Siswa Siswi di Madrasah Aliyah Alkhairaat Popayato.
“Sebagai madrasah berciri khas Islam, kami merasa penting untuk menambahkan program ekstrakurikuler tahfidz Al-Qur’an dalam kurikulum. Ini merupakan bagian dari upaya kami agar siswa lebih mencintai, menghafal, dan melafalkan Al-Qur’an dengan baik, sesuai tajwidnya,” ujarnya.
Kegiatan tahfidz dilakukan sebanyak satu kali dalam seminggu, dan dibagi kedalam beberapa kelompok bimbingan yang dibina oleh para Ustadz dan Ustadzah.
“Jadi untuk Tahfidz ini sudah dibagi setiap guru membimbing 2 atau 3 orang siswa anak didikanya, baik itu Bacaan, ataupun Hafalan, jadwalnya seminggu sekali di hari Minggu, fokus di Bimbingan Tahfidz, selebihnya diserahkan kepada para guru pembimbing untuk memaksimalkan kelancaran dan kefasihan anak bimbingannya,kalau dari yang sudah kami jadwalkan itu,setiap hari Minggu”.Sambungnya
Intje Pasandre menambahkan, bagi siswa yang belum lancar dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, telah disiapkan metode pembinaan khusus dengan menggunakan teknik baca cepat secara klasikal. Tujuannya adalah memastikan bahwa semua siswa mampu membaca dan menghafal dengan baik, tanpa ada yang tertinggal.
Program ini bukan hanya sekadar hafalan, melainkan juga bertujuan untuk mencetak generasi hafiz dan hafizah yang cinta Al-Qur’an serta mampu mengimplementasikan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap, dengan adanya program tahfidz ini, lahir generasi Qurani yang tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan mereka,” ujar Intje S Pasandre penuh harap.
Disamping itu Jumardin Lalesa S.E selaku Waka Kesiswaan Mengatakan, Melalui Program ini, MA.Alkhairaat Popayato bertekad untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berlandaskan pada nilai-nilai agama yang kuat. Kegiatan tahfidz menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam membangun pondasi keagamaan bagi siswa-siswinya.Tutupnya



















