• About
  • Redaksi
  • FAQ
  • Contact Us
Newsletter
Ekopolis
Advertisement
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Ekopolis
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Ekopolis
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan

Beranda » Dari Gorontalo Untuk Kemanusiaan: Mahasiswa Angkat Suara soal Papua di Hari HAM Sedunia

Dari Gorontalo Untuk Kemanusiaan: Mahasiswa Angkat Suara soal Papua di Hari HAM Sedunia

Redaksi Ekopolis by Redaksi Ekopolis
Desember 10, 2025
in Breaking News, Politik
0
Dari Gorontalo Untuk Kemanusiaan: Mahasiswa Angkat Suara soal Papua di Hari HAM Sedunia
199
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

EKOPOLIS.CO.ID, Gorontalo — Dalam momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh setiap 10 Desember, solidaritas mahasiswa dari berbagai organisasi kembali menggaungkan pentingnya penegakan HAM di Indonesia. Forum Solidaritas Mahasiswa Peduli HAM dan Demokrasi—yang terdiri dari Liga Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (LMID), Solidaritas Mahasiswa Papua, serta sejumlah paguyuban daerah—menggelar diskusi publik sebagai bentuk refleksi kritis atas situasi HAM terkini, khususnya di Papua.

Acara yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 19.00 Wita itu dihadiri lebih dari 50 mahasiswa. Mereka duduk dalam satu forum untuk membahas persoalan pelanggaran hak-hak dasar, ruang demokrasi, dan kondisi warga sipil di wilayah konflik.

Related articles

Bela Perusahaan di Pohuwato, Narasi Aktivis Dinilai “Dangkal” dan Ancam Ekonomi Rakyat

Bela Perusahaan di Pohuwato, Narasi Aktivis Dinilai “Dangkal” dan Ancam Ekonomi Rakyat

Februari 27, 2026
Good Government Gorontalo di Persimpangan Jalan: Tata Kelola Tersandera, Rakyat Terpinggirkan

Good Government Gorontalo di Persimpangan Jalan: Tata Kelola Tersandera, Rakyat Terpinggirkan

Februari 21, 2026

Menghidupkan Kembali Semangat UDHR

Peringatan Hari HAM Sedunia berakar pada sejarah 10 Desember 1948, ketika Majelis Umum PBB mengesahkan Universal Declaration of Human Rights (UDHR). Deklarasi 30 pasal itu hadir sebagai respons atas tragedi kemanusiaan Perang Dunia II, dan menegaskan kesetaraan martabat setiap manusia tanpa memandang latar belakang apa pun.

Semangat tersebut, kata para penyelenggara, harus terus dihidupkan, terutama ketika praktik diskriminasi dan pelanggaran HAM masih menjadi realitas di sejumlah daerah di Indonesia.

Papua Jadi Sorotan Utama

Dalam forum diskusi, situasi Papua menjadi titik perhatian. Para peserta, khususnya mahasiswa Papua, menyoroti dugaan pelanggaran hak sipil dan politik, penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat, serta terbatasnya ruang demokrasi bagi masyarakat setempat.

Menurut mereka, konflik yang terus berlangsung di Papua telah memicu rentetan pelanggaran HAM yang belum tertangani secara transparan. Negara dianggap abai terhadap pemenuhan dan perlindungan hak-hak dasar warga Papua.

“Kasus-kasus HAM di Papua membutuhkan langkah konkret negara, bukan sekadar janji. Transparansi penanganan, penghapusan diskriminasi, serta perlindungan warga sipil adalah kewajiban negara yang tidak bisa ditunda,” tegas salah satu mahasiswa Papua dalam forum tersebut.

Desakan untuk Negara

Forum menilai bahwa negara memegang tanggung jawab utama dalam menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak dasar warganya. Penguatan ruang demokrasi, penghentian kekerasan, dan perlindungan bagi kelompok rentan disebut sebagai syarat mutlak untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan berlangsung dinamis hingga akhir sesi. Sebelum ditutup, seluruh organisasi yang tergabung dalam forum membacakan pernyataan sikap bersama yang berisi desakan agar pemerintah menempatkan perlindungan HAM sebagai prioritas dalam setiap kebijakan, terutama terkait Papua.

Refleksi Moral Mahasiswa

Peringatan Hari HAM Sedunia tahun ini, menurut para peserta, menjadi pengingat bahwa perjuangan kemanusiaan bukanlah sekadar isu global. Ia adalah tanggung jawab moral mahasiswa dan masyarakat sipil. Selama praktik diskriminasi dan pelanggaran HAM masih terjadi, keberpihakan kepada kemanusiaan tidak boleh berhenti.

“Perjuangan HAM bukan hanya seremonial tahunan,” ujar salah satu peserta diskusi. “Ini adalah komitmen jangka panjang yang harus terus dijaga oleh setiap elemen masyarakat.”

Dengan rangkaian refleksi itu, Forum Solidaritas Mahasiswa Peduli HAM dan Demokrasi berharap momentum ini dapat menjadi penanda bahwa suara-suara kritis terhadap ketidakadilan tidak akan padam.

(Rifkian/Ekopolis)

Tags: GorontaloHari HAM SeduniaMahasiswa GorontaloMahasiswa Papua
Share80Tweet50Send
Redaksi Ekopolis

Redaksi Ekopolis

Related Posts

Jejak Pendidikan yang Janggal: Menguji Integritas Wakil Bupati Gorut

Jejak Pendidikan yang Janggal: Menguji Integritas Wakil Bupati Gorut

by Redaksi Ekopolis
November 17, 2025
0

EKOPOLIS.CO.ID - Tulisan ini saya mulai dengan menyinggung kembali riwayat pendidikan Wakil Bupati Gorontalo Utara—sebuah kisah yang semakin dibaca, semakin...

Pelayanan Dikeluhkan, PPMPB-G Desak Evaluasi Menyeluruh Puskesmas Popayato

Pelayanan Dikeluhkan, PPMPB-G Desak Evaluasi Menyeluruh Puskesmas Popayato

by Redaksi Ekopolis
Desember 1, 2025
0

EKOPOLIS.CO.ID - Polemik pelayanan kesehatan kembali mencuat di wilayah Popayato setelah salah satu warga dilaporkan tidak mendapatkan layanan oksigen (O₂)...

Rifkian., (foto istmwa)

Warga Olonggata Resah: Tanpa Tanggul, Ombak Kian Mengancam — Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

by Redaksi Ekopolis
Desember 9, 2025
0

EKOPOLIS.CO.ID - Desa Olonggata, yang berada di kawasan pesisir Kabupaten Parigi Moutong, kini berada dalam kondisi memprihatinkan akibat tidak adanya...

Silaturahmi Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo dengan BPDAS Bone Limboto: Bahas Program Petani dan Evaluasi RHL

Silaturahmi Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo dengan BPDAS Bone Limboto: Bahas Program Petani dan Evaluasi RHL

by Redaksi Ekopolis
Desember 1, 2025
0

EKOPOLIS.CO.ID — Jajaran Tani Merdeka Indonesia melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Limboto. Kunjungan ini...

Gerakan Muda Parigi Moutong Turun Aksi Besok, Serukan “Selamatkan Daerah” dari Tambang Ilegal, Narkoba, dan Penyelewengan BBM

Gerakan Muda Parigi Moutong Turun Aksi Besok, Serukan “Selamatkan Daerah” dari Tambang Ilegal, Narkoba, dan Penyelewengan BBM

by Redaksi Ekopolis
Januari 25, 2026
0

PARIMO, EKOPOLIS.CO.ID – Gelombang protes terhadap berbagai persoalan krusial di Kabupaten Parigi Moutong kian menguat. Gerakan Muda Parigi Moutong memastikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DI DUGA LANGGAR KESEPAKATAN MUSYAWARAH, KARANG TARUNA DESA TRIKORA GERAM ATAS SIKAP KADES

DI DUGA LANGGAR KESEPAKATAN MUSYAWARAH, KARANG TARUNA DESA TRIKORA GERAM ATAS SIKAP KADES

Desember 2, 2025
Mahasiswa Asal Siniu Tolak Rencana Industri Nikel, Nilai Klaim “Ramah Lingkungan” Hanya Jargon Peredam Kritik

Mahasiswa Asal Siniu Tolak Rencana Industri Nikel, Nilai Klaim “Ramah Lingkungan” Hanya Jargon Peredam Kritik

Februari 9, 2026
Diduga Bentukan Oknum DPRD Parigi Moutong, Organisasi Baru Justru Terima Dana Hibah yang Selama Ini Diperuntukkan KPMIPM

Diduga Bentukan Oknum DPRD Parigi Moutong, Organisasi Baru Justru Terima Dana Hibah yang Selama Ini Diperuntukkan KPMIPM

Desember 11, 2025
Rifkian., (foto istmwa)

Warga Olonggata Resah: Tanpa Tanggul, Ombak Kian Mengancam — Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Desember 9, 2025
Program RHL Milik BPDAS di Pohuwato Minim Pengawasan

Program RHL Milik BPDAS di Pohuwato Minim Pengawasan

0
Pemkab Pohuwato Siapkan Gerakan Pembangunan SIAAP

Pemkab Pohuwato Siapkan Gerakan Pembangunan SIAAP

0
Sempat Memanas di Polda Gorontalo, PPMPB-G Gedor Penegak Hukum Usut Dugaan Pelanggaran PT LIL/STN

Sempat Memanas di Polda Gorontalo, PPMPB-G Gedor Penegak Hukum Usut Dugaan Pelanggaran PT LIL/STN

0
Momen Haru dan Bangga: Syukuran Penutupan TMMD Ke-126 Dipimpin Dandim 1315/Kabgor, Janji Pembangunan Desa Terpenuhi

Momen Haru dan Bangga: Syukuran Penutupan TMMD Ke-126 Dipimpin Dandim 1315/Kabgor, Janji Pembangunan Desa Terpenuhi

0
Bela Perusahaan di Pohuwato, Narasi Aktivis Dinilai “Dangkal” dan Ancam Ekonomi Rakyat

Bela Perusahaan di Pohuwato, Narasi Aktivis Dinilai “Dangkal” dan Ancam Ekonomi Rakyat

Februari 27, 2026
Kevin Lapendos: Rekaman Dugaan WiFi Ilegal Randangan-Taluditi Dilindungi Polda Gorontalo Bocor?, Ini Skandal

Kevin Lapendos: Rekaman Dugaan WiFi Ilegal Randangan-Taluditi Dilindungi Polda Gorontalo Bocor?, Ini Skandal

Februari 27, 2026
Kevin Lapendos Sentil Keras Polres Banggai Kepulauan: “Narkoba Terus Beredar, Intel dan Sat Narkoba Kerja atau Pembiaran?”

Kevin Lapendos Sentil Keras Polres Banggai Kepulauan: “Narkoba Terus Beredar, Intel dan Sat Narkoba Kerja atau Pembiaran?”

Februari 22, 2026
Ikbal Ka’u: Menolak Lupa, Pemerintah Jangan Jadi Corong Perusahaan yang Menindas Rakyat

Ikbal Ka’u Soroti Kesenjangan Data dan Realitas Kemiskinan di Gorontalo

Februari 21, 2026
Ekopolis

© 2025 Ekopolis.co.id - Hosted by MJP Cloud Services

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • FAQ
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan

© 2025 Ekopolis.co.id - Hosted by MJP Cloud Services

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.