• About
  • Redaksi
  • FAQ
  • Contact Us
Newsletter
Ekopolis
Advertisement
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Ekopolis
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Ekopolis
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan

Beranda » Aktivisme, Tambang Emas, dan Kewajiban Berpikir Utuh

Aktivisme, Tambang Emas, dan Kewajiban Berpikir Utuh

Redaksi Ekopolis by Redaksi Ekopolis
Februari 27, 2026
in Breaking News, Daerah
0
Aktivisme, Tambang Emas, dan Kewajiban Berpikir Utuh

Ketua PMII Cabang Pohuwato, Hijrat Sumaga. (Foto; Istmwa)

190
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

POHUWATO, EKOPOLIS.CO.ID — Polemik tambang emas di Pohuwato kembali menunjukkan satu persoalan mendasar dalam ruang publik kita: kecenderungan menyederhanakan isu kompleks menjadi narasi sepihak. Sebagian pernyataan di media tampak tergesa-gesa menarik kesimpulan, seolah persoalan tambang hanya soal menerima atau menolak investasi. Cara pandang seperti ini bukan saja keliru, tetapi berpotensi menyesatkan opini masyarakat.

Tambang emas bukan isu tunggal. Ia berkaitan erat dengan keberlanjutan lingkungan, ekonomi rakyat, kepastian hukum, tata kelola sumber daya alam, serta masa depan sosial daerah. Mengangkat satu sisi sambil menutup mata terhadap aspek lain adalah bentuk kemalasan berpikir yang tidak pantas dipertontonkan dalam diskursus publik.

Ketua PMII Pohuwato, Hijrat, menegaskan bahwa aktivisme tidak boleh terjebak pada sikap ekstrem dan emosional. Menurutnya, keberpihakan kepada rakyat justru menuntut kedewasaan berpikir dan keberanian bersikap objektif.

“Isu tambang emas ini tidak bisa dilihat secara parsial. Kalau hanya membela perusahaan tanpa mengkaji dampak lingkungan dan sosial, itu keliru. Tapi menolak tanpa memahami data, regulasi, dan konteks ekonomi daerah juga sama kelirunya. Aktivis harus berdiri di tengah kebenaran, bukan di ujung kepentingan,” tegas Hijrat, Jum’at (27/2).

Ia menambahkan bahwa aktivis sejatinya bukan buzzer yang bertugas menggiring opini, melainkan penjaga nalar publik. Ketika kritik dibangun tanpa data dan dialog ditutup, yang lahir bukan advokasi, melainkan kegaduhan yang miskin substansi.

Related articles

Pemerintah Provinsi yang Menghianati Perjuangan Rakyat Pohuwato

Pemerintah Provinsi yang Menghianati Perjuangan Rakyat Pohuwato

Februari 27, 2026
Pendidikan Parigi Moutong di Persimpangan: Program MBG Tak Merata, PSN Ancam SDM Lokal

Pendidikan Parigi Moutong di Persimpangan: Program MBG Tak Merata, PSN Ancam SDM Lokal

Februari 27, 2026

Narasi yang hanya menjual janji lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi tanpa menguji risiko ekologis dan daya dukung lingkungan adalah bentuk pembiaran terhadap potensi kerusakan jangka panjang. Sebaliknya, penolakan yang lahir dari asumsi dan prasangka tanpa kajian ilmiah hanya akan melemahkan posisi masyarakat itu sendiri.

Masyarakat Pohuwato berhak mendapatkan informasi yang utuh dan jujur. Mereka berhak mengetahui potensi manfaat ekonomi sekaligus risiko lingkungan, mekanisme pengawasan, serta sejauh mana negara hadir melindungi ruang hidup rakyat. Opini publik yang sehat hanya bisa tumbuh dari keterbukaan data dan ruang diskusi yang adil.

Seperti ditegaskan Hijrat, perjuangan membela rakyat tidak cukup dengan teriakan keras, tetapi menuntut ketajaman analisis dan konsistensi moral. Pembangunan yang adil tidak lahir dari propaganda, melainkan dari kebijakan yang diuji secara rasional dan diawasi secara kritis.

Pada akhirnya, masa depan Pohuwato tidak boleh dipertaruhkan oleh narasi sepihak dan kritik dangkal. Aktivisme yang cerdas—yang berpikir utuh, berbasis data, dan berpihak pada kepentingan publik—jauh lebih berharga daripada kebisingan yang cepat viral namun miskin dampak. (*)

Tags: Pani Gold ProjectPenambang RakyatTambang Emas Pohuwato
Share76Tweet48Send
Redaksi Ekopolis

Redaksi Ekopolis

Related Posts

Dari Gorontalo Untuk Kemanusiaan: Mahasiswa Angkat Suara soal Papua di Hari HAM Sedunia

Dari Gorontalo Untuk Kemanusiaan: Mahasiswa Angkat Suara soal Papua di Hari HAM Sedunia

by Redaksi Ekopolis
Desember 10, 2025
0

EKOPOLIS.CO.ID, Gorontalo — Dalam momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh setiap 10 Desember, solidaritas mahasiswa dari...

Dugaan Penyaluran Solar Subsidi Tak Tepat Sasaran di Parigi Moutong: Penerima Resmi Dibatasi, Pihak Tertentu Diduga Raup Hingga 25 Galon per Hari

Dugaan Penyaluran Solar Subsidi Tak Tepat Sasaran di Parigi Moutong: Penerima Resmi Dibatasi, Pihak Tertentu Diduga Raup Hingga 25 Galon per Hari

by Redaksi Ekopolis
Januari 7, 2026
0

Parigi Moutong, EKOPOLIS.CO.ID — Penyaluran BBM subsidi jenis solar di Kabupaten Parigi Moutong diduga kuat tidak berjalan sesuai ketentuan. Temuan...

PMII Pohuwato Turun Tangan Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Hulawa

PMII Pohuwato Turun Tangan Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Hulawa

by Redaksi Ekopolis
Januari 3, 2026
0

Pohuwato, EKOPOLIS.CO.ID - Aksi nyata kembali ditunjukkan oleh kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pohuwato dalam merespons musibah banjir...

Gerakan Muda Parigi Moutong Turun Aksi Besok, Serukan “Selamatkan Daerah” dari Tambang Ilegal, Narkoba, dan Penyelewengan BBM

Gerakan Muda Parigi Moutong Turun Aksi Besok, Serukan “Selamatkan Daerah” dari Tambang Ilegal, Narkoba, dan Penyelewengan BBM

by Redaksi Ekopolis
Januari 25, 2026
0

PARIMO, EKOPOLIS.CO.ID – Gelombang protes terhadap berbagai persoalan krusial di Kabupaten Parigi Moutong kian menguat. Gerakan Muda Parigi Moutong memastikan...

Ketua Umum KPMIPM Kecam Keras Dugaan Tindakan Represif Aparat Terhadap Mahasiswa UG

Ketua Umum KPMIPM Kecam Keras Dugaan Tindakan Represif Aparat Terhadap Mahasiswa UG

by Redaksi Ekopolis
November 25, 2025
0

EKOPOLIS.CO.ID — Ketua Umum KPMIPM mengeluarkan pernyataan tegas mengecam dugaan tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa Universitas Gorontalo (UG) dalam...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DI DUGA LANGGAR KESEPAKATAN MUSYAWARAH, KARANG TARUNA DESA TRIKORA GERAM ATAS SIKAP KADES

DI DUGA LANGGAR KESEPAKATAN MUSYAWARAH, KARANG TARUNA DESA TRIKORA GERAM ATAS SIKAP KADES

Desember 2, 2025
Mahasiswa Asal Siniu Tolak Rencana Industri Nikel, Nilai Klaim “Ramah Lingkungan” Hanya Jargon Peredam Kritik

Mahasiswa Asal Siniu Tolak Rencana Industri Nikel, Nilai Klaim “Ramah Lingkungan” Hanya Jargon Peredam Kritik

Februari 9, 2026
Diduga Bentukan Oknum DPRD Parigi Moutong, Organisasi Baru Justru Terima Dana Hibah yang Selama Ini Diperuntukkan KPMIPM

Diduga Bentukan Oknum DPRD Parigi Moutong, Organisasi Baru Justru Terima Dana Hibah yang Selama Ini Diperuntukkan KPMIPM

Desember 11, 2025
Rifkian., (foto istmwa)

Warga Olonggata Resah: Tanpa Tanggul, Ombak Kian Mengancam — Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Desember 9, 2025
Program RHL Milik BPDAS di Pohuwato Minim Pengawasan

Program RHL Milik BPDAS di Pohuwato Minim Pengawasan

0
Pemkab Pohuwato Siapkan Gerakan Pembangunan SIAAP

Pemkab Pohuwato Siapkan Gerakan Pembangunan SIAAP

0
Sempat Memanas di Polda Gorontalo, PPMPB-G Gedor Penegak Hukum Usut Dugaan Pelanggaran PT LIL/STN

Sempat Memanas di Polda Gorontalo, PPMPB-G Gedor Penegak Hukum Usut Dugaan Pelanggaran PT LIL/STN

0
Momen Haru dan Bangga: Syukuran Penutupan TMMD Ke-126 Dipimpin Dandim 1315/Kabgor, Janji Pembangunan Desa Terpenuhi

Momen Haru dan Bangga: Syukuran Penutupan TMMD Ke-126 Dipimpin Dandim 1315/Kabgor, Janji Pembangunan Desa Terpenuhi

0
Pemerintah Provinsi yang Menghianati Perjuangan Rakyat Pohuwato

Pemerintah Provinsi yang Menghianati Perjuangan Rakyat Pohuwato

Februari 27, 2026
Pendidikan Parigi Moutong di Persimpangan: Program MBG Tak Merata, PSN Ancam SDM Lokal

Pendidikan Parigi Moutong di Persimpangan: Program MBG Tak Merata, PSN Ancam SDM Lokal

Februari 27, 2026
Aktivisme, Tambang Emas, dan Kewajiban Berpikir Utuh

Aktivisme, Tambang Emas, dan Kewajiban Berpikir Utuh

Februari 27, 2026
Bela Perusahaan di Pohuwato, Narasi Aktivis Dinilai “Dangkal” dan Ancam Ekonomi Rakyat

Bela Perusahaan di Pohuwato, Narasi Aktivis Dinilai “Dangkal” dan Ancam Ekonomi Rakyat

Februari 27, 2026
Ekopolis

© 2025 Ekopolis.co.id - Hosted by MJP Cloud Services

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • FAQ
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Kriminal
  • Parlemen
  • Bisnis
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan

© 2025 Ekopolis.co.id - Hosted by MJP Cloud Services

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.