Pohuwato, Ekopolis.co.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Bill Gates Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Pohuwato menggelar kegiatan Kaderisasi Non Formal Sekolah Desain Grafis dengan tema “Creative Workshop (Desain Asik untuk Generasi Kreatif)”. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan keterampilan desain grafis bagi Kader PMII Pohuwato dan generasi muda yang ingin meningkatkan kapasitas di bidang industri kreatif.
Dalam sambutannya, Ketua PMII Rayon Bill Gates FIKOM menegaskan bahwa desain grafis memiliki peran penting di era digital saat ini. Menurutnya, desain tidak hanya sebatas menyusun gambar atau membuat tampilan visual yang menarik, tetapi juga menjadi media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan gagasan dan solusi.

“Di era di mana informasi bergerak sangat cepat, desain grafis menjadi salah satu cara terbaik agar pesan dapat diterima dengan baik. Melalui Creative Workshop ini, kami ingin memfasilitasi peserta untuk tidak hanya memahami penggunaan aplikasi desain, tetapi juga mengasah kepekaan kreatif dan estetika digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan tersebut akan berlangsung selama empat minggu dengan dua kali pertemuan setiap pekan. Pada akhir kegiatan, peserta akan mengikuti lomba desain grafis dengan penghargaan berupa sertifikat dan piala bagi para pemenang. Selain itu, Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari kegiatan ini peserta akan melakukan praktek pengujian keterampilan desain yang nantinya akan bekerja sama dengan sejumlah UMKM di Kabupaten Pohuwato.
Ketua Rayon juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.
“Jangan takut bereksperimen dan jangan takut melakukan kesalahan. Kreativitas tidak mengenal batas. Jadikan workshop ini sebagai ruang belajar dan ruang bertumbuh bersama,” pesannya.
Sementara itu, Ketua KOPRI Rayon Bill Gates FIKOM menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan media digital bagi perempuan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, ruang perjuangan perempuan saat ini tidak hanya berada di forum-forum diskusi atau aksi lapangan, tetapi juga melalui media visual dan platform digital.

“Jika dulu RA Kartini berjuang lewat tulisan-tulisan nya atau Marsinah berjuang lewat aksi demontrasi jalanan maka Di era digital saat ini, media visual adalah senjata baru dan media digital merupakan panggung baru bagi perempuan untuk menunjukkan eksistensi, menyuarakan hak-hak perempuan, serta menyebarkan nilai-nilai inklusivitas,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kader perempuan PMII harus mampu menjadi pelopor dalam penguasaan teknologi dan keterampilan digital, termasuk desain grafis.
“Kader perempuan PMII tidak boleh gagap teknologi. Kita harus berdiri di depan sebagai pelopor, bukan sekadar penonton. Pelatihan ini menjadi wadah untuk menggali minat dan bakat sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi melalui industri kreatif yang saat ini berkembang pesat,” tambahnya.
Melalui kegiatan Creative Workshop ini, PMII Rayon Bill Gates FIKOM berharap dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Selain meningkatkan kompetensi peserta, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia industri kreatif dan ekonomi digital.
















