Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

KOHATI Komisariat Lafran Pane FAPETKAN UNTAD Edukasi Pencegahan Bullying di SMP Negeri 19 Palu

×

KOHATI Komisariat Lafran Pane FAPETKAN UNTAD Edukasi Pencegahan Bullying di SMP Negeri 19 Palu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU – KOHATI Komisariat Lafran Pane Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako (FAPETKAN UNTAD) menggelar kegiatan edukasi dan penyuluhan mengenai pencegahan bullying di SMP Negeri 19 Palu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program “HMI Mengajar, Bersama Anak, Menanam Harapan untuk Indonesia” sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Melalui pendekatan edukatif, para peserta diajak memahami dampak bullying terhadap korban maupun lingkungan sekolah.

Example 300x600

Dalam kegiatan tersebut, KOHATI Komisariat Lafran Pane FAPETKAN UNTAD juga mengajak para siswa untuk membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta memperkuat rasa empati dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga siswa dapat berdiskusi dan menyampaikan pandangan mengenai pengalaman maupun upaya mencegah bullying di lingkungan sekolah. Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan iklim belajar yang positif.

KOHATI Komisariat Lafran Pane FAPETKAN UNTAD menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Organisasi tersebut berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang memberikan manfaat bagi peserta didik dan masyarakat luas.

Melalui tema “HMI Mengajar, Bersama Anak, Menanam Harapan untuk Indonesia,” KOHATI berharap semangat kepedulian terhadap pendidikan dapat terus tumbuh. Upaya pencegahan bullying dinilai memerlukan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari sekolah, keluarga, hingga organisasi kemahasiswaan.

Kegiatan edukasi ini diharapkan mampu menjadi langkah positif dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, aman, dan kondusif. Dengan demikian, para siswa dapat belajar dan berkembang tanpa rasa takut, sekaligus memiliki karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan