Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo Gelar Edukasi Stop Bullying di SDN 04 Dungaliyo untuk Cegah Perundungan Sejak Dini

×

Mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo Gelar Edukasi Stop Bullying di SDN 04 Dungaliyo untuk Cegah Perundungan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo Gelar Edukasi Stop Bullying. (Foto: Istimewa)
Example 468x60

GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Angkatan XXX Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang bertugas di Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, menggelar program Edukasi Stop Bullying di SDN 04 Dungaliyo, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan sekaligus upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Program tersebut merupakan salah satu agenda kerja mahasiswa KKD dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat, yaitu Pendidikan Berkualitas. Melalui edukasi ini, mahasiswa berupaya memperkuat pendidikan karakter sekaligus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan kondusif bagi seluruh peserta didik.

Example 300x600

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas I hingga kelas VI SDN 04 Dungaliyo. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan cara menyikapi tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Mahasiswa juga menjelaskan bahwa perilaku yang sering dianggap sebagai candaan dapat berubah menjadi tindakan perundungan apabila dilakukan secara berulang dan menimbulkan rasa sakit, ketakutan, atau tekanan bagi orang lain.

Suasana edukasi berlangsung interaktif. Setelah penyampaian materi, mahasiswa mengajak seluruh peserta mengikuti sesi ice breaking untuk meningkatkan semangat belajar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab berhadiah yang mendapat sambutan antusias dari para siswa. Banyak peserta aktif mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan maupun menyampaikan pendapat mengenai materi yang telah dipelajari.

Koordinator kegiatan, Fikri, mengatakan bahwa edukasi mengenai bullying perlu diberikan sejak usia dini agar anak-anak memiliki pemahaman yang benar tentang pentingnya menghargai sesama dan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat.

“Bullying sering kali dianggap sebagai candaan oleh anak-anak. Padahal, tindakan tersebut dapat memberikan dampak yang besar terhadap kondisi psikologis maupun perkembangan sosial korban. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai empati, kepedulian, dan keberanian untuk menolak segala bentuk perundungan sejak dini,” ujar Fikri.

Pihak SDN 04 Dungaliyo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Sekolah menilai edukasi tentang pencegahan bullying menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.

Kepala SDN 04 Dungaliyo, Amperi Musa Giso, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang telah memberikan edukasi kepada para siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo atas edukasi yang diberikan kepada peserta didik. Materi seperti ini sangat penting karena dapat membentuk karakter anak agar lebih menghargai teman, saling membantu, dan menciptakan suasana belajar yang aman serta nyaman,” katanya.

Melalui program Edukasi Stop Bullying, mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo berharap para siswa semakin memahami bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik di lingkungan sekolah. Kesadaran tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya saling menghormati, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta mendorong keberanian untuk melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan.

Mahasiswa KKD Angkatan XXX Universitas Muhammadiyah Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama pihak sekolah, guru, dan peserta didik, mereka berharap tercipta lingkungan pendidikan yang ramah anak, inklusif, serta bebas dari bullying.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan